Ararang si anak semut hitam yang malas bergerak. Ia hanya suka berbaring di rumah. Suatu hari Ibu mengajak Ararang datang ke perayaan musim panas. Saat Ibu sedang memotret perlombaan dayung, Ibu terjatuh ke sungai. Bagaimana ini? Apakah Ararang tetap duduk diam di tempatnya atau berusaha melawan rasa malas untuk menolong Ibu?
Kres! Kres! Alika memotong rambutnya sendiri. Akan tetapi setelah melihat kaca, dia merasa menyesal. Dia sangat ingin rambut panjang kembali. Apa yang dilakukan Alika kemudian, ya?
Mereka adalah alat-alat musik hebat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka dulunya tampil di panggung-panggung mewah, tetapi sekarang terkurung di ruang gelap. Bertumpukan. Berdebu. Apalah artinya kehebatan mereka kini? Sampai suatu hari, dua pasang tangan mungil memporak-porandakan ruangan itu. Tetapi, mengapa para alat musik itu malah senang?
Anak lelaki itu sahabatku. Ia menyelamatkan hidupku, beberapa kali. Waktu ia harus pergi dan tinggal di kota, aku memaksa ikut dengannya. Tetapi sekarang aku ingin pulang...
Di rumah Nisa Lontong Cap Go Meh dimakan saat Lebaran, di rumah Lili dimakannya pas Imlek. Kok bisa sih? Lili dan Nisa bingung sekali! Yang dirayakan kan berbeda, kok makanannya bisa sama?